
Pada Kamis, 19 Februari 2026, siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Tebo menunjukkan semangat tinggi dalam melaksanakan kegiatan belajar di rumah meskipun tengah menjalani ibadah puasa Ramadan. Kegiatan belajar ini berlangsung selama masa libur awal puasa sebagai upaya menjaga produktivitas dan kedisiplinan siswa di luar lingkungan madrasah. Para siswa tetap aktif mengerjakan tugas dan latihan soal yang diberikan oleh guru, baik secara mandiri maupun dengan pendampingan orang tua di rumah. Antusiasme siswa dalam menuntut ilmu selama libur awal puasa Ramadan mendapat apresiasi dari dewan guru MIN 1 Tebo. Para guru menyampaikan rasa bangga atas semangat belajar siswa yang tetap terjaga meskipun mereka sedang libur sekolah.

Kegiatan belajar di rumah ini juga menjadi bagian dari persiapan siswa untuk menghadapi pembelajaran di madrasah selama bulan Ramadan. Selain itu, kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab sejak dini kepada para siswa. Selama masa libur, siswa tidak hanya fokus pada ibadah puasa, tetapi juga tetap berupaya menambah pengetahuan. Mereka memanfaatkan waktu di rumah untuk belajar bersama orang tua. Harapannya, ilmu yang diperoleh selama libur dapat diterapkan saat kembali ke madrasah. Aktivitas belajar yang dilakukan meliputi membaca, menulis, berhitung, mengerjakan soal-soal latihan, serta belajar membaca Iqro’ dengan baik dan benar. Dengan demikian, siswa tetap terlatih dalam berbagai aspek akademik dan keagamaan.Kepala MIN 1 Tebo, Bapak H. Ruslani, S.Pd., M.M., mengimbau para wali kelas agar tetap memberikan tugas kepada siswa selama libur awal puasa. Imbauan ini bertujuan agar siswa tetap melaksanakan kegiatan belajar di rumah dan tidak menghabiskan waktu hanya untuk bermain.

Dengan adanya tugas tersebut, diharapkan siswa dapat memanfaatkan waktu libur secara efisien dan tetap produktif selama bulan Ramadan. Peran orang tua sangat penting dalam mendampingi anak belajar di rumah. Selain sebagai pendamping, orang tua juga berperan sebagai pembimbing dan fasilitator pembelajaran. Keterlibatan aktif orang tua menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman di rumah. Orang tua juga memberikan motivasi, membantu mengatasi kesulitan belajar, serta membangun kemandirian dan ikatan emosional yang kuat dengan anak. Hal ini menjadi faktor pendukung utama dalam keberhasilan proses belajar siswa selama libur Ramadan. Selain itu, orang tua juga berperan sebagai pendidik utama yang membentuk karakter anak, membangun komunikasi terbuka, menjadi teladan, serta mendukung perkembangan akademis dan minat bakat siswa. Lingkungan keluarga yang positif diharapkan mampu menanamkan nilai, etika, dan kemandirian, sehingga siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan sukses di masa depan.

Kegiatan belajar di rumah ini merupakan tindak lanjut dari imbauan Kepala MIN 1 Tebo agar seluruh siswa tetap rajin belajar selama libur menyambut bulan puasa. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa dapat memanfaatkan waktu libur secara efisien untuk kegiatan belajar dan mengurangi waktu bermain. Peran orang tua sangat diharapkan untuk membimbing dan memotivasi anak-anak agar tetap semangat menuntut ilmu di rumah. Melalui kegiatan belajar di rumah bersama orang tua, diharapkan semangat belajar siswa semakin tumbuh dan nilai akademik mereka dapat terus meningkat. Dengan demikian, siswa MIN 1 Tebo diharapkan memperoleh ilmu yang bermanfaat, meskipun sedang menjalani ibadah puasa dan libur sekolah, serta tetap menjaga produktivitas dan kedisiplinan dalam belajar.
|
781x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...