
Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Tebo, Bapak H. Ruslani, S.Pd., M.M., menjadi narasumber dalam workshop bertema pembelajaran deep learning dan kurikulum berbasis cinta (KBC) pada Selasa, 28 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di MIS Darul Hikmah, yang terletak di lingkungan Pondok Pesantren Tanwirul Qulub, Desa Sumbersari Unit XI, Kabupaten Tebo. Workshop ini merupakan bagian dari bimbingan teknis (bimtek) yang digelar selama dua hari, yaitu 27 dan 28 April 2026. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah dewan guru, termasuk dua dewan guru dari MIN 1 Tebo yaitu Bapak Ariyanto, S.Pd.I, dan Bapak Sri Budiyono, S.Pd.I. Para peserta mengikuti materi yang disampaikan langsung oleh Kepala MIN 1 Tebo, khususnya pada hari kedua yang membahas topik panca cinta, prinsip pembelajaran berbasis cinta, strategi pembelajaran humanis, serta penyusunan dan praktik modul ajar KBC. Dalam pemaparannya, Kepala MIN 1 Tebo Bapak H. Ruslani, S.Pd., M.M menggunakan presentasi power point untuk membantu peserta memahami konsep kurikulum berbasis cinta. Selama sesi berlangsung, para peserta tampak antusias dan memperhatikan penjelasan materi dengan saksama. Mereka berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan di satuan pendidikan masing-masing guna meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah.

Kurikulum berbasis cinta menempatkan nilai cinta sebagai inti dari seluruh proses pendidikan dan pembelajaran. Konsep ini selaras dengan implementasi kurikulum nasional, namun menawarkan pendekatan baru melalui isu-isu yang relevan dengan kehidupan peserta didik. Kurikulum ini tidak menggantikan materi yang sudah ada, melainkan memperkuat pendekatan pendidikan dengan menekankan nilai-nilai cinta dalam kehidupan sehari-hari. Lima panca cinta yang menjadi inti kurikulum ini meliputi cinta kepada Allah dan Rasul, cinta kepada ilmu, cinta kepada alam atau lingkungan, cinta kepada diri sendiri dan sesama manusia, serta cinta kepada tanah air. Penguatan nilai-nilai ini diharapkan mampu membentuk peserta didik menjadi insan yang berkarakter kuat dan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Seluruh peserta workshop, yang merupakan dewan guru dari berbagai madrasah, mengikuti setiap sesi dengan semangat. Mereka berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan secara efektif di lingkungan madrasah masing-masing. Kehadiran Kepala MIN 1 Tebo Bapak H. Ruslani, S.Pd., M.M sebagai narasumber, didampingi dua guru dari MIN 1 Tebo, diharapkan memberikan wawasan baru dan pengalaman bermakna bagi seluruh peserta terkait pembelajaran deep learning dan kurikulum berbasis cinta. Melalui bimbingan teknis ini, diharapkan kualitas pendidikan di MIN 1 Tebo dan madrasah lain di Kabupaten Tebo dapat terus meningkat, khususnya dalam penerapan pembelajaran yang humanis dan berbasis nilai cinta. Para guru berharap manfaat dari kegiatan ini dapat dirasakan secara nyata dalam proses belajar mengajar di masa mendatang. Selain itu, workshop ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman dan memperkuat jejaring antar guru madrasah di wilayah Kabupaten Tebo.
|
361x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...