
Pada Senin, 27 April 2026 Kepala MIN 1 Tebo, Bapak H. Ruslani, S.Pd., M.M, menghadiri Workshop Pembelajaran Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digelar di MIS Darul Hikmah atau di Pondok Pesantren Tanwirul Qulub Unit XI. Kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan surat undangan nomor 05/KKM.MI/04/2026 sebagai bagian dari persiapan penerapan pembelajaran deep learning dan KBC di madrasah ibtidaiyah wilayah KKMI Rimbo Bujang, Rimbo Ulu, dan Tujuh Koto. Workshop ini dihadiri oleh Kasi Pendidikan Madrasah, Bapak Rawanuddin, S.Ag., M.Pd, pengawas madrasah Bapak Mauzi, S.Pd.I, serta seluruh kepala madrasah di lingkungan KKMI. Sebanyak 18 madrasah mengirimkan masing-masing tiga guru, sehingga total peserta mencapai 81 orang. Para peserta terdiri dari dewan guru yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Pada kesempatan ini, dua dewan guru MIN 1 Tebo Bapak Ariyanto, S.Pd.I dan Juga Bapak Sri Budiyono, S.Pd.I tampak hadir secara langsung dan mengikuti pelaksanaan bimtek dengan penuh antusias.

Kegiatan bimtek ini berlangsung selama dua hari, yakni Senin dan Selasa, 27�28 April 2026, dimulai pukul 08.30 WIB di MIS Darul Hikmah, Desa Sumbersari. Pengasuh Pondok Pesantren Tanwirul Qulub, Kyai M. Ali Mansur, turut hadir dan mengikuti jalannya acara di lokasi tersebut. Dalam bimtek ini, menghadirkan dua narasumber, yaitu Bapak Suyoto, M.Pd, dan Bapak H. Ruslani, S.Pd., M.M, yang juga merupakan Kepala MIN 1 Tebo. Pada hari pertama ini, Bapak Suyoto, M.Pd, membawakan materi tentang konsep dasar deep learning dalam pembelajaran, karakteristik dan prinsip-prinsipnya, perbedaan antara surface learning dan deep learning, serta modul pembelajaran berbasis deep learning seperti PBL (Project Based Learning), PJBL (Problem Based Learning), dan Inquiry. Peserta juga diajak untuk menyusun modul ajar berbasis deep learning setelah materi selesai disampaikan.

Sementara itu, pada hari kedua yaitu pada Selasa, 28 April 2026 materi akan diisi oleh Kepala MIN 1 Tebo Bapak H. Ruslani, S.Pd., M.M, yang membahas tentang panca cinta, prinsip pembelajaran berbasis cinta, strategi pembelajaran humanis, serta penyusunan modul ajar KBC. Selain itu, peserta melakukan praktik langsung dalam menyusun modul ajar berbasis KBC. Seluruh peserta, yang merupakan guru dari berbagai madrasah, tampak antusias dan bersemangat mengikuti workshop ini. Mereka berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di lingkungan madrasah masing-masing untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kehadiran Kepala MIN 1 Tebo sebagai narasumber bersama dewan guru dari MIN 1 Tebo diharapkan dapat memberikan pengalaman bermakna bagi seluruh peserta, khususnya dalam memahami dan mengimplementasikan pembelajaran deep learning serta kurikulum berbasis cinta. Melalui bimtek ini, diharapkan para guru dapat meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah, terutama di MIN 1 Tebo dan wilayah sekitarnya.
|
421x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...