
Para dewan guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Tebo mengikuti pelatihan pendidikan kesehatan reproduksi yang dilaksanakan secara daring melalui platform MOOC Pintar Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan ini berlangsung dari 5 hingga 9 Maret 2026 dan diikuti oleh para guru yang telah mendaftar sebelumnya. Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru mengenai kesehatan reproduksi, mencakup aspek fisik, mental, dan sosial. Materi pelatihan tidak hanya membahas kesehatan reproduksi bagi remaja dan masyarakat umum, tetapi juga memberikan pengetahuan khusus terkait kesehatan reproduksi untuk anak dengan disabilitas intelektual. Selain itu, pelatihan ini mengajarkan strategi menciptakan lingkungan pembelajaran yang ramah dan aman di madrasah.

MOOC Pintar Kemenag merupakan platform pelatihan daring yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN), guru madrasah, dan tenaga kependidikan. Melalui sistem pelatihan mandiri yang fleksibel dan bersertifikat, peserta dapat mengembangkan kemampuan tanpa harus hadir secara langsung di kelas. Pada Sabtu, 7 Maret 2026, sejumlah guru MIN 1 Tebo memanfaatkan waktu luang di ruang majelis guru untuk mengikuti pelatihan, karena tidak ada jadwal mengajar di pagi hari. Kesempatan ini digunakan untuk menyelesaikan materi pelatihan secara optimal. Sementara itu, beberapa guru lainnya telah menyelesaikan pelatihan lebih awal dan memperoleh hasil yang memuaskan.

Kepala MIN 1 Tebo, Bapak H. Ruslani, S.Pd., M.M., menyampaikan dukungan penuh terhadap partisipasi para guru dalam pelatihan ini. Beliau menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk pengembangan diri dan peningkatan kompetensi teknis maupun pedagogis guru, khususnya di lingkungan MIN 1 Tebo. Beliau berharap pelatihan ini dapat memberikan wawasan baru serta meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah. Dengan adanya pelatihan ini, para guru MIN 1 Tebo diharapkan semakin siap menghadapi tantangan pendidikan, khususnya dalam memberikan pemahaman kesehatan reproduksi yang komprehensif kepada siswa, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus. Pelatihan ini juga diharapkan dapat memperkuat peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh.
|
571x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...