
Pada Rabu, 11 Februari 2026, siswa kelas 6A Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Tebo mengikuti kegiatan praktik memasak di lingkungan madrasah. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBDP) dan dipandu langsung oleh guru SBDP, Ibu Dwi Hastuti, S.Pd. Seluruh siswa kelas 6A terlibat aktif dalam praktik ini, yang bertujuan melatih keterampilan memasak sekaligus menumbuhkan kerja sama tim di antara siswa. Tema praktik memasak kali ini adalah mengolah pisang menjadi makanan modern. Siswa dibagi menjadi empat kelompok, masing-masing berkreasi dengan menu berbeda seperti Pisang Aroma, Pisang Keju Cokelat, dan Pisang Crispy.

Setiap kelompok menentukan menu yang akan dibuat serta menyiapkan alat dan bahan sesuai kesepakatan bersama. Selama praktik berlangsung, para siswa tampak antusias dan bekerja sama untuk menghasilkan hidangan terbaik yang nantinya akan dinilai oleh dewan guru. Dalam pelaksanaan praktik, beberapa kelompok memilih menggunakan kompor sebagai alat memasak karena dinilai lebih praktis dan rapi. Sementara itu, ada juga kelompok yang menggunakan kayu bakar untuk memberikan aroma khas pada masakan mereka. Guru pengampu, Ibu Dwi Hastuti, S.Pd, secara aktif memantau jalannya kegiatan dan memastikan setiap kelompok dapat bekerja sama dengan baik agar kegiatan berjalan lancar dan aman.

Kegiatan praktik memasak ini tidak hanya bertujuan untuk mengambil nilai praktik SBDP, tetapi juga untuk meningkatkan kekompakan dan kebersamaan antar siswa. Setelah selesai memasak, siswa duduk bersama menikmati hasil masakan mereka di bawah pohon yang rindang, menciptakan suasana santai dan penuh kehangatan. Staf Tata Usaha MIN 1 Tebo turut mendokumentasikan kegiatan ini sebagai arsip sekolah, sehingga momen kebersamaan ini dapat dikenang di masa mendatang. Setiap kelompok juga melakukan plating atau menghias makanan di atas piring agar tampilannya menarik. Kepala MIN 1 Tebo, Bapak H. Ruslani, S.Pd., M.M, mengimbau siswa untuk mengikuti kegiatan praktik dengan sungguh-sungguh agar nilai kekompakan dan kreativitas semakin terlihat.

Dewan guru menilai langsung tampilan dan rasa masakan yang disajikan, yang akan menjadi bagian dari nilai praktik siswa. Menu olahan pisang yang sederhana diolah menjadi sajian menarik dan modern oleh para siswa. Selain sebagai bagian dari pembelajaran, kegiatan memasak ini juga menjadi momen penting menjelang akhir masa belajar siswa kelas 6A, sebelum mereka menghadapi ujian TKA, AM, dan kegiatan pelepasan siswa pada tahun 2026. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa memperoleh pengalaman berharga, tidak hanya untuk nilai akademik, tetapi juga sebagai bekal keterampilan hidup di masa depan.
|
835x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...