
Pada Jumat, 31 Oktober 2025, siswa kelas 1A di sebuah madrasah melaksanakan rutinitas pembelajaran sekaligus kegiatan positif yang telah menjadi agenda harian mereka. Sejak pagi, para siswa tampak antusias mengikuti berbagai aktivitas yang dijadwalkan oleh pihak madrasah. Setelah seluruh kegiatan pagi selesai, mereka kembali ke kelas untuk melanjutkan pembelajaran bersama wali kelas, Ibu Suryanti, S.Pd.I.

Sebelum pelajaran dimulai, siswa kelas 1A bersama wali kelas melaksanakan kegiatan gemar berinfak. Tradisi ini rutin dilakukan setiap hari Jumat sebagai bagian dari upaya menanamkan kebiasaan beramal sejak dini kepada para siswa. Kegiatan berinfak ini melibatkan pengumpulan uang koin senilai Rp500 atau uang kertas Rp1.000. Pihak dewan guru menegaskan bahwa kegiatan ini bersifat sukarela dan tidak membebani siswa, sehingga diharapkan dapat menjadi kebiasaan yang menyenangkan.

Dana yang terkumpul dari infak siswa sepenuhnya digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan madrasah. Kegiatan gemar berinfak tidak hanya diterapkan di kelas 1A, tetapi juga menjadi pembiasaan di seluruh kelas setelah kegiatan pembiasaan hari Jumat selesai dilaksanakan. Hal ini menunjukkan komitmen madrasah dalam membangun karakter siswa melalui aktivitas sosial dan keagamaan.

Pembiasaan berinfak diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang dermawan dan peduli terhadap sesama. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi inspirasi bagi siswa untuk terus menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Pihak madrasah berharap, melalui kegiatan ini, para siswa dapat memperoleh manfaat, pahala, serta keberkahan dalam kehidupan mereka. Dengan demikian, tradisi berinfak setiap Jumat tidak hanya memperkuat nilai keagamaan, tetapi juga membangun kepedulian sosial di lingkungan madrasah.
|
1374x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...